Sabtu, 03 Desember 2011

Assalamu'alaikum

assalamualaikum
hari ini dimulai gebrakan tembok-tembok kegelisahan yang menghambat potensi yang ada dalam diri saya. karena musuh terbesar untuk meningkatkan ponensi dan mempertajam analisi kehidupan adalah melawan rasa malas, tidak mau repot, dan pesimis yang berlebihan. oleh sebab ini melalui perantara yang begitu sederhananya saya mencoba share ke pada anda semua yg pastinnya mengunjungi blog ini tgl 4 desember tepatnnya jam 7.07. aku membuat cakrawala wawasan sutradara dunia yang penuh dengan dilema percurhatan.

blog ini sengaja saya beri judul curhat remaja yang sebenarnya untuk mewadahi dan saling bertukar informasi, karna saya yakin pengalamn adalah guru yang terbaik. disatu sisi kekecewaan yang sangat berlebighan,bagi saya. bahwa tingkat kesetresan dlm remaja cukum meninggkat. tidak kalah dengan prestasi negri ini yg semakin meningkat korupsinnya.waw GASWAT juga ya.

Disinilah ana (saya) ana tu bahasa gaulnya bukan nama pemeran KCBY ya. ana coba untuk saling berbagi dan mencurahkan pemikiran yang positif untuk generasi masa depan yang lebih baik. Pengalaman cie sudah mulai curhat duluan ni ye.ada seorang akhwat sms kepada ana. akhwat dlm blog ini artinya perempuan. he he udh tau kali. ukhti itu sms kak gimana ya meredam rasa sakit hati? dan gimana ya caranya agar kita bisa memaafkan orang yang telah membuat kita sakit hati?

dan jawaban yang ana berikan adalah .....
afwan hanya mencoba sedikit membantu. merasa sakit hati itu adalah sifat yang manusiawi. hewan aja jika disakiti ngembek kok. apalagi kita yg notabennya akhwat itu lembut. sehingga ada perasaa untuk tidak akan memaafkan orang yang telah menyakiti kita.

Nah sekarang kita merenung sesama manusia aja ketika ada yang menyakiti kita pasti rasanya sakit hati bener gak.ayo nagku ngaku. giman kita yang hampir tiap hari membuat allah sedih akan ketidak taatan kita kepada aturannya. apakah Allah sakit hati, ternya tidak karna Allah maha mengasihi dan sangat sayang pada kita walupun kita sering melupakannya.

Kemudia kita mungkin gak pernah mau memaafkan orang tersebut, apalagi klw kita tidk taat ke Allah apakah kita tidak dimaafkan, ternyata manusia berbanding terbalik dengan pikirannya. Allah saking sayangnya kepada kita dosa apapun itu dimaafin asal  dalam kurung kita bertobat ya.

Nah ayo sang pemilik hati aja mau memaafkan, apalagi kita.
dan renungkan adakah orang yang kita pernah sakiti, mungkin orang tersebut juga sama perasannya seperti ukhti sekarang. Yang jelas tidak ada manusia itu yang sempurana dia butuh proses untnk melatih sikap saling memaafkan dan rendah hati. denagan latihan tentunya ok.semangat

wassalam
adit 

ok ditunggu sepak terjangnnya utnk menyuttradai remaja yang kebingunan mencari arah kemana ia harus share, yang pastinya berbagi disini. Amin semoga mendapat faidah dlm setiap perbincangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar